Minggu, 09 Juni 2013

KEWIRAUSAHAAN BISNIS

TUGAS KEWIRAUSAHAAN
(SOFTSKILL)



Description: C:\Users\Toshiba\Downloads\gunadarma.png


Nama                   :
-                     Ita Rosita
-                     Sara Exalt Simamora
-                     Siti Wulandari
-                     Yulia Marita

             
Kelas                   : 2SA02



BAB I
RINGKASAN EKSEKUTIF
Data Perusahaan
Nama Perusahaan
UD. XKLUSIF

Bidang Usaha
Furniture

Jenis Produk / Jasa
UNICO ( kursi-tangga )

Alamat Perusahaan
Jalan raya ciracas no.6,Jakarta timur

Nomor Telepon
021-8704154

Nomor Fax
021-8704154

Alamat E-mail
Sales-unico@exclusivo.com

Situs Web
www.exclusivo.co.id
           







Orang-orang Terkait Dengan Perusahaan :
Nama               : Ita Rosita
Alamat            : Jl.Radar Auri, komplek Pondok Cibubur B5 No 20, Jakarta Timur
Telp                 : 085691359059
Nama               : Sara Exalt Simamora
Alamat                        : Komp Pondok Cipta  Blok C No 2, Kranji-Bekasi Barat
Telp                 : 085693103669
Nama               : Siti Wulandari
Alamat            : Senayan Bintaro Blok HH8-2 Sektor 9, Tangerang
Telp                 : 081314266267
Nama               : Yulia Marita
Alamat            : Jl.Pangeran Jayakarta No 34/0, Jakarta Pusat
Telp                 : 081932684119
Uraian Singkat Mengenai Perusahaan, Produk dan Jasa
Perusahaan bergerak dibidang mebel yang kental akan seni dan kreatifitas. Produk yang dihasilkan adalah kursi kayu dengan fungsi ganda, yaitu dapat pula digunakan sebagai tangga. Selain memiliki keunikan dari segi manfaat penggunaannya, kursi-tangga ini memiliki sentuhan ukiran elegan khas Indonesia. Kami menyediakan jasa pengiriman barang disekitar wilayah JABODETABEK. Namun untuk diluar daerah tersebut pengiriman dilakukan sesuai perjanjian. Masalah pelanggan yang sering muncul adalah, ruangan yang dimiliki terbatas dan tidak memiliki space yang luas. Sedangkan dengan kursi dwifungsi ini, konsumen dapat menggunakan tangga tersebut untuk menjangkau tempat yang tinggi tanpa memakan tempat.
Uraian Singkat Mengenai Pasar
Target pasar yang dituju dapat dikatakan cukup luas. Kursi-tangga ini memiliki pangsa pasar antara lain seperti rumah tangga, penghuni apartment dan kos-kosan, kolektor seni, distributor meubel, pasar internasional dan lain sebagainnya.

Uraian Singkat Mengenai Strategi
Menghasilkan produk yang unik dengan konsep minimalis dan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan modern saat ini.
Uraian Singkat Mengenai Pengalaman Manajemen dan Teknisi
Orang-orang yang terkait dengan manajemen perusahaan dapat dikatakan memiliki kemampuan dan keahlian yang dapat saling melengkapi dan ahli didalam bidangnya. Sedangkan para pekerja atau teknisi yang digunakan telah berpengalaman dalam bidangnya. Perusahaan mendatangkan tenaga ahli yang mahir dalam pahatan dan ukiran.

Uraian Singkat Mengenai Keuangan
Keuntungan diproyeksikan akan terus meningkat, dikarenakan dua hal yang secara garis besar mempengaruhi baik secara langsung maupun tidak langsung. Salah satu hal yang mempengaruhi keuangan perusahaan secara tidak langsung adalah perkiraan akan tingkat inflasi serta pertumbuhan ekonomi Indonesia yang akan meningkat. Sedangkan, hal yang secara langsung mempengaruhi keuangan perusahaan adalah tingkat konsumsi masyarakat serta tingkat kesejahteraan masyarakat yang semakin baik, dapat membuat peningkatan dalam penjualan product.
BAB II
PERNYATAAN VISI DAN MISI

·          Visi
·Menjadi perusahaan yang dapat mengembangkan produk dalam negeri di pasar internasional.
·
·       Misi
·Mempelopori pengembangan industri meubel dwifungsi yang berkualitas dan dapat memenuhi kepuasan semua pihak berkepentingan, dengan tetap memegang teguh prinsip perusahaan.
·
·    Nilai dan Prinsip
· Prinsip yang ditetapkan sejalan dengan perusahaan, antara lain :
  1. Menciptakan lingkungan kerja yang baik dan kondusif
  2. Menggabungkan kreativitas dan inovasi
  3. Membangun hubungan kemitraan yang baik terhadap semua pihak
  4. Berkomitmen dalam hal tanggung jawab sosial dan ekonomis
·      Keunikan dan Keunggulan kompetitif
Keunikan yang dimiliki perusahaan adalah dapat menciptakan produk yang memiliki dua fungsi, seperti kursi yang dapat berubah fungsi sebagai tangga. Tidak hanya itu, meubel yang kami tawarkan juga memiliki kualitas tinggi dengan sentuhan ukiran tradisional Indonesia.
Keunggulan kompetitif yang dimiliki perusahaan adalah produk yang unik dengan menggabungkan kreativitas dan inovasi, sehingga menghasilkan suatu meubel dwifungsi yang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Selain memiliki beberapa fungsi, kursi-tangga yang kami hasilkan menggunakan bahan baku yang berkualitas ( kayu jati ). Perusahaan hanya bekerjasama dengan supplier yang memiliki bisnis kayu legal dengan konsep tebang pilih tanam. Sehingga secara tidak langsung, perusahaan turut serta dalam proses pelestarian lingkungan.




BAB  IV
PROFIL BISNIS DAN INDUSTRI

A.   Analisis Industri

1.      Latar Belakang dan Tinjauan Industri
            Industri furniture di Indonesia merupakan industri padat karya. Dimana untuk perolehan bahan baku kayu kita tidak perlu bergantung dengan pihak lain. Didukung dengan ketersediaannya tenaga terampil dalam seni pahat dan ukir membuat peluang untuk mengembangkan usaha ini kian besar. Dunia industri kini sudah sangat berubah. Khususnya industri peralatan rumah tangga. Saat ini banyak produsen penghasil peralatan rumah tangga yang menghasilkan alat-alat yang memiliki beberapa fungsi. Beberapa pengamatan telah membuktikan bahwa konsumen lebih menyukai tipe barang yang memilii fungsi ganda seperti ini. Karena disamping kemudahan atau efisiensi yang ditawarkan, harga barang-barang seperti ini juga tidak terlalu dirasa merugikan oleh konsumen.
            Hal di atas mendorong kami untuk menciptakan terobosan baru terhadap alat-alat rumah tangga, dan kami berfokus pada meubel. Kami mengembangkan produk dengan menonjolkan sisi fungsionalnya, dimana satu benda memiliki beberapa fungsi lainnya. Hal ini sangatlah efisien dan ekonomis khususnya di jaman modern seperti sekarang ini. Keterbatasan tempat bukanlah suatu masalah lagi. Selain dari segi fungsional, bentuk dan kualitas dari produk kami dapat bersaing di pasar internasional. Sentuhan ukiran dan pahatan yang elegan didukung dengan kayu berkualitas Yang kami ditawarkan di sini adalah prestige, kemudahan, serta bentuk  yang menarik.
      Dapat dikatakan industri furniture memiliki perkembangan yang pesat sekarang ini. seperti kita lihat bahwa pertumbuhan pembangunan property kian meningkat. Pembangunan apartemen di Jakarta mengalami kemajuan yang sangat besar dalam beberapa tahun belakangan ini. Tren modern minimalis kini tengah berkembang dan digunakan oleh banyak perusahaan properti. Produk kami tentunya dapat memenuhi kebutuhan pelanggan modern yang memiliki keterbatasan ruang.
2.      Tren Yang Penting
2.            Data industry furniture (dalam US$)
2.image

Seperti ditunjukkan pada grafik diatas, industry furniture memiliki potensi yang cukup besar untuk dapat berkembang.
3.      Tingkat Pertumbuhan
3.Yang cukup membesarkan hati, tingkat pertumbuhan furniture Indonesia pada 2003-2007
menunjukan arah positif, yakni 5,52 %. Tingkat kebutuhan yang cukup tinggi akan pengadaan perlengkapan rumah tangga khususnya meubel tentunya di tunjang oleh semakin meningkatnya pembangunan property dan perubahan gaya hidup modern masyarakat sekarang ini. Pertumbuhuan perusahaan cukup menjanjikan karena produk yang dihasilkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat modern dan memiliki keunikan tersendiri dengan fungsi ganda yang ditawarkan.

4.      Faktor-Faktor Keberhasilan Utama dalam Industri
•  Menciptakan produk dengan desain yang unik  dan memiliki beberapa fungsi
•  Produk yang dihasilkan cocok dengan pola hidup masyarakat sekarang ini
•  Mengutamakan kualitas produk dan kepuasan pelanggan
•  Konsisten dan tepat waktu dalam hal pengiriman dan pengadaan barang
•  Memberikan perhatian khusus terhadap karyawan dan lingkungan sekitar
• Memiliki hubungan yang baik dengan supplier tetapi tetap selektif dalam menjalin kerjasama

B.   Pandangan untuk tahap-tahap pertumbuhan di masa depan
Pandangan tentang masa depan industri mebel adalah optimis. Mebel kini telah menjadi  produk fashion, mode, dan gaya hidup. Di lain pihak, ketersediaan barang mebel itu juga sudah sedemikian tingginya sehingga dimana saja, kapan saja, dan pada tingkat harga berapa saja, masyarakat dengan mudah dapat memperolehnya. Sehingga kami melihat bahwa prospek untuk menawarkan ke masyarakat cukup tinggi.

C.      Sasaran dan Tujuan Perusahaan
Sasaran
Dapat menguasai pasar lokal dan dapat menembus pasar internasional melalui pengembangan produk-produk multifungsi lainnya. Dengan menggabungkan kreasi dan inovasi, Exclusivo dapat menciptakan produk unik yang berkualitas internasional.
     Tujuan
      • Memperkenalkan produk furniture dwifungsi yang unik dan berkualitas tinggi di pasar   domestik maupun internasional
•  Melakukan ekspansi usaha menuju kancah internasional



BAB V
STRATEGI BISNIS
A.   Citra dan posisi yang diinginkan dalam pasar
Perusahaan ingin membangun citra yang baik dengan cara meningkatkan kualitas produk dan pemilihan bahan baku sesuai dengan standar ketetapan perusahaan. Selain itu membangun hubungan yang baik dengan pihak-pihak yang terkait dengan perusahaan, termasuk lingkungan sekitar juga dapat membentuk citra yang baik dan tempat tersendiri di pasar.



B. Analisis SWOT
1. Strengths (kekuatan)
·        Produk yang dihasilkan unik dan sesuai dengan pola hidup masyarakat sekarang ini yang mengedepankan efisiensi
·      Pelayanannya yang cepat dan ramah mempertahankan hubungan perusahaan dengan para konsumennya.
·      Keterampilan dalam membuat furniture modern berkualitas
·      Pahatan atau ukiran yang elegan didukung dengan tenaga ahli
·      Perusahaan memiliki tanggung jawab sosial dan ekonomis dari produksi perusahaan
·      Memiliki daya saing baik dalam differensiasi (keunikan) .
·      kekayaan ragam kayu dan serat alam. Sehingga dengan demikian, Indonesia berpotensi menghasilkan desain furniture kayu yang unik.

2. Weaknesses (kelemahan)
·      Exclusivo ditujukan untuk kalangan kalangan atas karena kualitasnya dan keunikan dari
produknya
·    Masih banyaknya perusahaan pesaing yang menggunakan supplier illegal sehingga dapat       menekan harga lebih rendah dari Exclusivo
·      Kejenuhan pelanggan akan produk yang di hasilkan
·      Mudahnya pesaing untuk masuk kedalam pasar

3. Opportunities (peluang)
·      Belum tersedianya secara luas produk meubel unik multifungsi bernuansa modern namun tetap memiliki sentuhan seni khas Indonesia
·      Banyak dibangunnya apartemen dan perumahan elite bernuansa minimalis
·      Kebutuhan akan furniture yang efisien dan tidak memakan banyak ruang
·      Gaya hidup masyarakat Indonesia yang konsumtif
·      Peluang ekspor masih terbuka lebar. Peluang Indonesia dalam memasarkan produk furniture di pasar luar negeri masih cukup besar karena share dari Indonesia baru sebesar 1.62 persen selama tahun 2007 lalu. Indonesia mencapai peringkat ke 18 untuk kategori eksportir furniture terbesar.
·      Meluasnya penggunaan informasi teknologi dalam bisnis juga bisa mendorong perkembangan furniture. Supplier di Indonesia lebih mungkin untuk mengenal lebih banyak buyer, dan buyer pun lebih bisa mengenal lebih banyak supplier. Sehingga kondisi ini bisa mengurangi rantai distribusi yang bisa membuka lebih banyak peluang

4. Threats (ancaman)
·      Dijaman yang semakin modern, produk yang ditawarkan pun semakin unik dan beraneka ragam bentuknya sehingga bisa saja produk Exclusivo termakan oleh jaman.
·      Peniruan produk oleh pesaing dan kemampuan pesaing untuk memberikan harga jual yang lebih rendah dengan mengesampingkan kualitas
·      Hambatan-hambatan yang dihadapi dalam mengeksport produk seperti dalam hal pendistribusian, pemasaran, perizinan dan pembatasan kuota eksport
·      Ketidak percayaan akan kualitas produk dalam negri oleh masyarakat Indonesia dan konsumen internasional



 C. Strategi Kompetitif
·        Strategi differensiasi
yaitu menciptakan  produk yang unik dan efisien menjadikan Exclusivo berbeda dengan perusahaan meubel lainnya sehinnga perusahaan dapat membangun loyalitas dengan pelanggan dan memiliki tempat tersendiri di hati konsumen. Dengan menggabungkan inovasi dan kreasi, Exclusivo terus-menerus melakukan pengembangan terhadap produknya sesuai dengan kebutuhan pasar.
·         Fokus
Selain itu perusahaan juga fokus terhadap segmen pasar yang dituju. Yaitu konsumen kelas menengah ke atas dengan gaya hidup modern yang mengedepankan fungsionalitas suatu barang.

BAB VI
PRODUK DAN PERUSAHAAN

A.     Deskripsi

1.    Ciri-ciri Produk
Produk kami (unico) terbuat dari kayu jati yang bermutu tinggi yang berasal dari Jawa Timur. Produk unico tersedia dalam ukiran dan bentuk yang bervariasi sesuai dengan keinginan konsumen. Produk ini sangat unik karena memiliki kegunaan dwifungsi. Selain unik, produk ini juga sangat mudah digunakan dan praktis.

2.    Manfaat untuk Pelanggan
·         Memberikan kemudahan kepada pelanggan dalam melakukan aktifitasnya.
·         Dengan keterbatasan ruang yang ada dapat tetap memberikan manfaat yang maksimal.
·         Produk kami tahan lama (anti rayap) sehingga jangka waktu penggunaannya relative dalam jangka panjang.
·         Produk ini dapat ditempatkan di ruang tamu, ruang makan, kamar tidur, kantor, toko dan taman, sesuai dengan kebutuhan.

3.    Jaminan
Bila setelah pembelian 1 minggu produk kami mengalami kerusakan yang di sebabkan kesalahan produksi, kami akan memberikan jaminan penggantian dengan produk yang serupa. Kami juga memberikan jasa pelayanan untuk setiap produk yang mengalami kerusakan untuk memenuhi keluhan-keluhan pelanggan lainnya.

4.    Keunikan
     Kami menciptakan produk yang mengedepankan fungsionalitas. Dimana satu benda dapat memiliki dua fungsi sekaligus. Keunikan produk kami di dukung dengan sentuhan ukiran yang dapat disesuaikan dengan keinginan pelanggan. Perawatan produk ini juga sangat mudah dan tidak membutuhaknan perawatan ekstra.

B.     Perlindungan  Merek Dagang
Mengingat produk ini adalah produk inovatif, kami akan mendaftarkannya dengan merek dagang Unico. Dengan demikian merk dagang dapat di gunakan perusahaan untuk dapat mengidentifikasi keaslian produk yang di hasilkan dan juga membedakan produk Unico dengan produk lainnya yang ada di pasar. Selain itu perusahaan juga mendapatkan image khusus di mata masyarakat.

C.     Uraian Mengenai Proses Produksi (bila memungkinkan)

1.    Bahan Baku
·        Bahan baku utama adalah kayu jati berkualitas tinggi yang berasal dari Jawa Timur.
·        Bahan pendukung lainnya adalah paku, baut, amplas halus, impra dan ultran politur.
·        Alat yang digunakan adalah gergaji, serutan kayu, palu dan pahat kayu.

2.    Biaya
Biaya yang akan yang akan kami keluarkan terkait produk antara lain meliputi biaya operasional (produksi, iklan/promosi, asuransi, gaji dan upah, penyusutan, dan biaya lainnya), biaya umum ( biaya telepon, air, dan listrik ), serta biaya lain seperti biaya pajak.

3.    Pemasok Utama
Untuk bahan baku kayu jati kami mendatangkan dari Jawa Timur yang kami beli dari supplier legal yang memiliki konsep tebang pilih tanam. Sedangkan untuk bahan pendukung lainnya dan alat yang digunakan kami memesan dari pemasok lokal. Semua bahan baku produk kami pesan dari dalam negeri dengan tujuan efisiensi biaya serta untuk memajukan perekonomian dalam negeri.


D.  Penawaran Produk di Masa yang akan Datang
Perusahaan memprediksikan penawaran produk di masa yang akan datang akan meningkat. Bila produk sukses seperti yang kami perkiraan, kami akan melakukan penambahan produk dengan inovasi baru. Dengan demikian permintaan pun diharapkan akan meningkat. Untuk jelasnya akan kami muat lebih rinci dalam proyeksi laporan keuangan perusahaan.




BAB VII
STRATEGI PEMASARAN

A.   Target Pasar
  Target pasar kami adalah masyarakat kelas menegah ke atas yang tinggal diperumahan mewah dan kalangan bisnis yang tinggal di apartemen. Target kami juga mencakup orang – orang yang menyukai barang – barang unik. Target lokasi tempat tinggal yang kami bidik adalah Jakarta dan sekitar Jakarta seperti Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Banten. Untuk lebih jelasnya spesifikasi target pasar kami akan dijelaskan dibawah ini.

1.   Profil Demografis Lengkap
      Rata-rata umur pembeli produk    :  ≥ 25 tahun
             Demografis                                 : Penduduk Jakarta dan sekitar Jakarta seperti Bogor, Depok,   Tangerang, Bekasi dan Banten
      Ekonomi                                     : Kelas menengah ke atas
2.  Karakteristik Lain Pelanggan yang Penting
     Karakteristik geografi                    :  Khusus Jabodetabek dan Banten.
     Karakteristik psikografis                :  Kelas sosial menegah ke atas yang menyukai
   kepraktisan.

B.   Motivasi Pelanggan Untuk Membeli
Dilihat dari perkembangan pasar saat ini, segala sesuatu terlihat serba cepat dan praktis, misalnya makanan yang serba instant (makanan kaleng, minuman kaleng, mie instant dan lain sebagainya). Hal inilah yang memotivasi kami untuk membuat produk yang praktis dan mudah digunakan seperti produk kami Unico. Sebagai langkah awal untuk menarik pelanggan, kami memberikan potongan harga 10% pada peluncuran awal produk kami. Selain itu kami juga memberi bermacam – macam bentuk dan ukiran ( sesuai keinginan pelanggan ). Dengan kata lain pelanggan bisa memesan produk dengan spesifikasi tertentu.


C.   Ukuran dan Tren Pasar
1.      Seberapa besar pasarnya ?
 Sebagai pemula (new entrants), kami menargetkan pasar hanya untuk di dalam negeri (Indonesia) saja. Namun dalam lima tahun kedepan kami memproyeksikan akan melakukan ekspansi sehingga dapat mencapai pasar asing.  Untuk saat ini, potensi pasar masih terbuka luas karena masih sedikit pesaing di industri seperti yang kami jalani saat ini. Untuk di Jakarta khususnya, masyarakat Jakarta lebih memilih kepraktisan sehingga dapat membuka peluang besar bagi produk kami untuk dapat merambah ke seluruh lapisan masyarakat.

2.      Apakah pasarnya membesar atau menyusut? Seberapa cepat?
Melihat peluang di atas, kami memiliki keyakinan bahwa pasar akan meningkat. Tingkat penetrasi pasar diprediksikan akan berkembang cepat seiring dengan kebutuhan konsumen yang ingin serba cepat dan praktis. Untuk lebih jelasnya akan kami gambarkan melalui proyeksi penjualan produk di bagian analisa laporan keuangan.



D.   Periklanan dan Promosi
1.      Media yang digunakan
Media yang akan digunakan untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk ini adalah flyer, media internet dan kami juga akan mengadakan pameran furniture ( seperti di PRJ, JCC ). Dalam penggunaan flyer akan dimuat berbagai informasi tentang jenis produk yang ditawarkan, harga, serta manfaat – manfaat yang dapat diperoleh melalui produk kami.
Sarana lain yang juga efektif untuk melakukan promosi produk adalah mengadakan pameran furniture. Internet tidak lagi bisa terlepas dari kehidupan masyarakat. Karena sekarang internet sudah menjadi suatu kebutuhan yang sangat penting dimana dengan mudah mendapatkan informasi serta dapat menjalin relasi. Bukan hanya itu saja, hal-hal yang berhubungan dengan hiburan dan penjualan produk-produk pun juga tersedia di internet. Oleh karena itu akan sangat cepat memperkenalkan dan mempromosikan produk melalui internet.

2.      Biaya media
Kami akan memfokuskan biaya promosi melalui flyer dan media internet yaitu , pada tahun-tahun pertama. Kemudian pada tahun-tahun berikutnya kami akan menyesuaikan biaya media melihat dari laba tahun pertama yang diperoleh dan cash flow perusahaan.

3.      Frekuensi Penggunaan
Frekuensi penggunaan media elektronik ( internet ) maupun pameran furniture disesuaikan dengan ketentuan dan kesepakatan dengan pihak yang terkait, berdasarkan anggaran yang telah ditentukan.
Untuk penyebaran flyer akan lebih diintensifkan pada saat memperkenalkan produk kepada masyarakat. Setelah itu penyebaran flyer akan dilakukan empat hingga lima bulan sekali untuk mengingatkan konsumen dengan produk ataupun menginformasikan kepada konsumen tentang informasi-informasi terbaru mengenai produk, seperti jika terdapat diskon atau lini baru produk.
Frekuensi pameran akan tinggi pada saat pengenalan produk pada masyarakat. Setelah produk mulai dikenal masyarakat, masyarakat dapat langsung mendatangi tempat kami untuk mendapatkan produk tersebut. Pameran akan dilakukan kembali jika ada promosi khusus kepada masyarakat.
Sedangkan frekuensi penggunaan internet akan cukup sering. Kami akan membuat sebuah website khusus untuk memberikan informasi kepada pelanggan mengenai perusahaan dan produk kami serta untuk melakukan transaksi penjualan produk.

E.     Penetapan harga
1.      Struktur biaya
a.       Tetap
b.      Tidak tetap
Strategi penetapan harga yang ditetapkan oleh perusahaan yaitu strategi penetapan harga tinggi (skimming pricing strategy) dan dapat segera menutup biaya pengembangan dan promosi awal perusahaan.

2.      Citra yang diinginkan di dalam pasar
Citra perusahaan dan produk yang ingin kami tumbuhkan di mata masyarakat adalah perusahaan yang memiliki produk  berkualitas tinggi dengan harga yang sesuai dengan kualitasnya.

3.      Perbandingan terhadap harga-harga pesaing
Karena masih sedikit pesaing dalam industri ini maka persaingan harga belum terlihat jelas, karena dalam persaingan harga kami hanya baru melihat furniture yang produknya masih standart sedangkan produk kami adalah beda dari yang lainnya yaitu kami menawarkan produk furniture yang dwifungsi.

F.     Strategi Distribusi
1.      Saluran distribusi yang digunakan
Untuk mendistribusikan produk, kami akan bekerja sama dengan beberapa perusahaan untuk meningkatkan penjualan kami nantinya.
2.      Teknik dan insentif penjualan
Insentif yang akan diberikan oleh perusahaan kepada para penjual adalah dengan memberikan diskon untuk pemesanan dalam jumlah tertentu dan kami juga akan memberikan service gratis jika ada terjadi masalah dengan produk kami.



BAB VIII
LOKASI DAN TATA LETAK

A.    Lokasi
Lokasi kami terletak di Jalan Saharjo No. 45 Tebet, Jakarta Selatan. Kami memilih lokasi tersebut karena merupakan wilayah yang strategis dan kami yakin kedepannya mempunyai prospek yang menjanjikan untuk dijadikan sebagai tempat pembuatan produk sekaligus outlet penjualan.
Kami tidak menempatkan lokasi di dekat sumber daya (hutan kayu jati) karena target market utama  produk kami berada di Jakarta dan sekitarnya. Kami menempatkan lokasi di Jakarta sekaligus untuk mempermudah proses pemasaran produk. Penempatan pabrik pada kawasan di atas juga dikarenakan kawasan ini sangat strategis dan akan mempermudah proses pendistribusian produk kami ke berbagai toko mebel, distributor furniture di daerah Jakarta dan sekitarnya. Kami juga akan membuka pameran mebel untuk memperkenalkan produk kami kepada masyarakat luas.
            Kebutuhan kami akan tenaga kerja baik pabrik maupun tenaga karyawan tentu masih sangat tinggi karena perusahaan ini baru didirikan. Untuk tenaga kerja pabrik, kami akan memakai jasa ketenagakerjaan dan juga membuka lowongan bagi masyarakat di daerah sekitar sebagai wujud kami dalam mengurangi tingkat pengangguran. Tingkat upah untuk tenaga kerja pabrik akan kami sesuaikan dengan Upah Minimum Regional yang berlaku di Jakarta. Sedangkan untuk karyawan kantor akan kami sesuaikan dengan kemampuan dan keahliannya.










BAB IX
ANALISIS PESAING

A.    Pesaing yang ada
          Pada saat ini  industri furniture sudah sangat berkembang di Indonesia. Rumah bukan lagi hanya merupakan tempat untuk istirahat saja, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup. Oleh karena itu tidaklah mengherankan apabila banyak pengusaha yang berlomba untuk menarik konsumen dengan menjual  furniture. Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang ini adalah  Chris Jati Plus, yang berkedudukan di Jakarta Pusat. Perusahaan ini kami pertimbangankan sebagai pesaing utama kami saat ini karena perusahaan ini juga menjual furniture dengan bahan utama kayu jati.

Untuk kelancaran bisnis kami, kami telah melakukan analisis terhadap perusahaan Chris Jati Plus mengenai kelemahan dan kelebihannya sebagai berikut :
Kelemahan pesaing
1.      Desain produk relatif kurang menarik, karena model yang ditawarkan lebih cenderung monoton.
2.      Upaya Pemasaran kurang maksimal, hal ini dapat dilihat dari kurangnya kesadaran konsumen mengenai prusahaan ini. Website yang dibuat sebagai salah satu alat pemasaran juga kurang menarik dilihat dari segi tata letak dan desainnya.
Kelebihan pesaing
1.      Pesaing sudah memulai bisnis lebih dahulu sehingga telah mempunyai pengalaman yang lebih baik di bidang ini dibandingkan dengan kami.
2.      Produk yang ditawarkan oleh perusahaan ini sudah lebih beragam dibandingkan dengan perusahaan kami yang fokus pada pembuatan produk kursi tangga.


B.   Calon Pesaing
Bila produk kami telah laku di pasaran, tidak tertutup kemungkinan akan muncul produsen-produsen baru di dalam negeri yang menghasilkan produk serupa dengan harga yang bersaing. Untuk mengantisipasi hal ini, kami mendesain produk kami agar sulit ditiru oleh pesaing antara lain melalui kualitas bahan baku yang digunakan ( kayu jati ), jenis ukiran yang unik ( susah ditiru ), juga desain logo merek pada produk tersebut.



BAB X
URAIAN TIM MANAJEMEN

A. Manajer dan Tim Kunci
          Manajer dan tim kunci yang dipilih dalam menjalankan visi dan misi perusahaan merupakan para manajer yang memiliki kredibilitas dan keahlian di bidangnya. Manajemen kunci dipegang oleh tim yang solid karena berlatar belakang dari pertemanan sewaktu menempuh pendidikan di perguruan tinggi untuk gelar Sarjana Ekonomi di salah satu perguruan tinggi terkemuka di Jakarta. Berbekal pengalaman sebagai teman karib yang terbiasa bekerja sama, diyakini susunan menajemen kunci akan sangat solid untuk bekerjasama menuju kemajuan dan kesuksesan perusahaan ini. Namun meskipun di landasi dengan hubungan pertemanan di antara para pendiri dan eksekutif perusahaan, profesionalitas tetap menjadi hal yang utama dan di junjung tinggi di dalam hubungan internal perusahaan. Agar terciptanya suasana kerja yang kondusif di dalam lingkungan perusahaan.
         

BAB XI
RENCANA OPERASI

A.  Bentuk Kepemilikan Yang Dipilih
Perusahaan yang akan kami dirikan merupakan Perusahaan dengan bentuk kepemilikan Perseroan terbatas (Limited Corporation). Alasan kami memilih bentuk kepemilikan PT antara lain karena PT memiliki keunggulan-keunggulan sebagai berikut:
1)        Kewajiban terbatas dari pemegang saham
Kewajiban dari penanam modal terbatas hanya pada jumlah investasi mereka pada bisnis. Dengan demikian, kreditor tidak dapat melakukan klaim atas harta pribadi dari pemegang saham untuk melunasi hutang yang belum terbayar. Hal inilah yang menarik pihak penanam modal untuk menginvestasikan dananya pada perseroan.

2)        Kemampuan mengumpulkan modal
Oleh karena investasi pada perseroan memiliki kewajiban yang terbatas, bentuk kepemilikan PT telah terbukti sebagai bentuk yang paling efektif dalam mengumpulkan modal dalam jumlah besar. Perseroan dapat mengumpulkan uang untuk memulai usaha dan berkembang dengan cara menjual saha, baik dengan cara private placement atau melalui penawaran saham perdana ( Initial Public Offering—IPO)

3)        Kemampuan untuk berlangsung selamanya
Perseroan dapat beroperasi terus-menerus dibandingkan dengan perusahaan perseorangan dan persekutuan. Tidak seperti perusahaan perseorangan atau persekutuan yang kematian pendirinya akan mengakhiri bisnisnya, perseroan dapat hidup lebih lama dari masa hidup pemiliknya.

4)        Kepemilikan yang dapat dipindahkan
Tidak seperti investasi pada sebuah persekutuan, saham kepemilikan atas sebuah perseroan dapat dengan mudah dipindahtangankan melalui penjualan saham kepada pihak lain atau melalui warisan pada generasi pemilik yang lebih muda.

Sebagai perusahaan yang direncanakan akan menjadi besar, kami membutuhkan dana yang sangat besar dan berbadan hukum kuat , oleh karena itu bentuk kepemilikan Perseroan Terbatas merupakan pilihan yang terbaik untuk perusahaan kami.


B.    Kewenangan Pengambilan Keputusan
Karena bentuk kepemilikan yang kami pilih merupakan Perseroan Terbatas, maka wewenang tertinggi untuk mengambil seluruh keputusan terkait dengan kegiatan manajemen dan operasional perusahaan berada pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), yang akan dilakukan 1 tahun sekali. Keputusan yang diambil haruslah sesuai dengan visi dan misi perusahaan yang telah dirumuskan. Namun untuk pengambilan keputusan yang bersifat operasional dan jangka berjangka waktu pendek,  pengambilan keputusan di lakukan dengan cara merumuskan dan membahasnya dalam rapat, kemudian eksekutif atau pemimpin yang memutuskan tindakan dan jalan keluar yang akan dilakukan. Selanjutnya, hasil keputusan tersebut di informasikan kepada para karyawan yang terkait. Sedangkan pada prakteknya, para manajer memiliki andil yang cukup besar dalam pengoperasian dan pengambilan keputusan yang menyangkut bidang yang mereka koordinator atau yang mereka pimpin.

C.   Paket Kompensasi dan Tunjangan
Perusahaan sangat memperhatikan para karyawannya dan hal tersebut di wujudkan dengan kompensasi yang di berikan kepada setiap karyawan, sesuai dengan kebutuhan para karyawan tersebut. Karena dengan menetapkan system penghargaan dan kompensasi yang baik dan sesuai, perusahaan dapat dan mampu untuk mempertahankan karyawan yang berkualitas dan memberikan kepuasaan kepada semua karyawannya. Sehingga para karyawan tersebut memiliki loyalitas tinggi dan kesetiaan yang besar kepada perusahaan.
Kompensasi dan penghargaan
Setiap karyawan mungkin memiliki harapan dan ekspektasi yang berbeda akan kompensasi dan penghargaan yang di berikan perusahaan. oleh karena itu, perusahaan memberlakukan system kompensasi yang berbeda kepada karyawannya sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik mereka.
·         System kompensasi berbasis kinerja
Untuk para tenaga penjual produk perusahaan, kami memberlakukan sistem ini. Dimana setiap karyawan memiliki gaji pokok setiap bulannya. Namun untuk setiap produk yang terjual, karyawan akan mendapatkan bonus tambahan (commission fee).
·         Kompensasi berupa hiburan
Jika target perusahaan tercapai, maka karyawan secara keseluruhan akan mendapatkan hiburan, misalnya untuk tercapainya target bulanan yang di tetapkan perusahaan perusahaan akan memberikan acara makan bersama. Dan untuk tercapainya target tahunan, maka kompensasi yang di berikan adalah berlibur bersama ke daerah penghasil kerajinan furniture dan ukiran, seperti Bali, Jepara, jogja dan sebagainya. Jadi selain berlibur, para karyawan juga dapat memperluas wawasannya terhadap seni dan kreativitas.
·         Penghargaan Non-material
Para eksekutif juga dapat memberikan penghargaan langsung berupa pujian, rasa aman dalam bekerja, kepercayaan, promosi dan lain sebagainya kepada setiap karyawan tanpa terkecuali secara spontan maupun terencana.
·         Kenaikan Gaji
Karyawan mendapatkan kenaikan gaji yang stabil dan bonus setiap akhir tahun
·         Hak untuk Cuti
Semua karyawan berhak untuk mendapatkan cuti yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Tunjangan
Setiap karyawan berhak untuk mendapatkan tunjangan secara merata seperti :
·         Tunjangan Hari Raya
·         Tunjangan sakit, kecelakaan dan meninggal dunia
Namun ada beberapa tunjangan yang di berikan khusus di spesifikasikan terhadap karyawan tertentu, seperti :
·         Asuransi kesehatan kepada para pekerja produksi
Hal ini di karenakan, para karyawan yang terlibat langsung dengan proses produksi memiliki resiko yang lebih besar dibandingkan dengan karyawan lainnya. Sebab serbuk kayu tersebut dapat menyebabkan gangguan kesehatan bila tidak di tangani dengan baik.
·         Tunjangan keluarga
Untuk para karyawan yang telah memiliki keluarga (anak) diberikan kompensasi tambahan berupa tunjangan pendidikan (dengan ketentuan yang berlaku).
Kursi Tangga
Harga: Rp230.000

Tanya mengenai produk ini

2 fungsi, jadi kursi dan dibuka bisa jadi tangga. Penempatan, biasanya diletakkan di dapur.
Spesifikasi:
A. waktu jadi kursi
Ukuran : (l)43 x (d) 45 x (tinggi sandaran) 86,5 cm
B. waktu jad tangga
Ukuran : (l)43 x (d) 62 x (tinggi tangga) 84 cm
Bahan : kau jati
finsihing melamine.
warna : Salak Brown.




                                                             

Selasa, 07 Mei 2013

KEWIRAUSAHAAN



KEWIRAUSAHAAN





Nama              : ITA ROSITA
Kelas               : 2SA02
NPM                : 13611750
Mata Kuliah    : SOFTSKILL


UNIVERSITAS GUNADARMA


KATA PENGANTAR

            Puji serta syukur marilah kita panjatkan kepada kehadirat Allah SWT yang telah memberikan begitu banyak nikmat yang mana makhluk-Nya pun tidak akan menyadari begitu banyak nikmat yang telah didapatkan dari Allah SWT. Selain itu, penulis juga merasa sangat bersyukur karena telah mendapatkan hidayah-Nya baik iman maupun islam.
            Dengan nikmat dan hidayah-Nya pula penulis dapat menyelesaikan penulisan makalah ini yang merupakan tugas mata kuliah Ilmu Sosial Dasar. Penulis sampaikan terimakasih sebesar-besarnya kepada dosen pengampu mata Ilmu Sosial Dasar dan semua pihak yang turut membantu proses penyusunan makalah ini.
            Penulis menyadari dalam makalah ini masih begitu banyak kekurangan-kekurangan dan kesalahan-kesalahan baik dari isinya maupun struktur penulisannya, oleh karena itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran positif untuk perbaikan dikemudian hari.
            Demikian semoga makalah ini memberikan manfaat umumnya pada para pembaca dan khususnya bagi penulis sendiri. Amin.

Jakarta , 29 April 2013

                                                                                                     Penulis





A. Pengertian Kewirausahaan
Secara harfiah Kewirausahaan terdiri atas kata dasar wirausaha yang mendapat awalan ked an akhiran an, sehingga dapat diartikan kewirausahaan adalah hal-hal yang terkait dengan wirausaha. Sedangkan wira berarti keberanian dan usaha berarti kegiatan bisnis yang komersial atau non-komersial, Sehingga kewirausahaan dapat pula diartikan sebagai keberanian seseorang untuk melaksanakan suatu kegiatan bisnis.
Dalam bahasa Inggris wirausaha adalah enterpenuer, istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Richard Cantillon, seorang ekonom Prancis. Menurutnya, entrepreneur adalah “agent who buys means of production at certain prices in order to combine them”. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, ekonom Perancis lainnya- Jean Baptista Say menambahkan definisi Cantillon dengan konsep entrepreneur sebagai pemimpin. Secara umum banyak sekali definisi yang dikemukakan oleh para ahli, mengenai kewirausahaan, dibawah ini akan saya kemukakan beberapa pendapat tersebut, yang diambil dari berbagai sumber :
Harvey Leibenstein (1968, 1979), mengemukakan, kewirausahaan mencakup kegiatan-kegiatann yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan pada saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan jelas, atau komponen fungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya.
Penrose (1963) : Kegiatan kewirausahaan mencakup indentifikasi peluang-peluang di dalam sistem ekonomi. Kapasitas atau kemampuan manajerial berbeda dengan kapasitas kewirausahaan.
Frank Knight (1921) : Wirausahawan mencoba untuk memprediksi dan menyikapi perubahan pasar. Definisi ini menekankan pada peranan wirausahawan dalam menghadapi ketidakpastian pada dinamika pasar. Seorang worausahawan disyaratkan untuk melaksanakan fungsi-fungsi manajerial mendasar seperti pengarahan dan pengawasan.


B. Tujuan Kewirausahaan
Seorang sosiolog bernama David McCleland mengemukakan bahwa, apabila sebuah negara ingin menjadi makmur, minimal sejumlah 2% dari prosetase keseluruhan penduduk di negara tersebut menjadi wirausahawan, Indonesia sendiri sampai saat ini menurut sebuah riset jumlah penduduk yang menjadi wirausaha baru sekitar 0,18%, menurut informasi yang saya baca di internet hari ini tanggal 5 Maret 2012 jumlahnya telah melonjak tajam menjadi  maka tidaklah mengherankan apabila saat ini, kondisi pereekonomian Indonesia tertinggal jauh dari negeara tetangga yaitu Singapura yang memiliki prosentase wirausaha sebesar 7%, Malaysia 5%, China 10%, apalagi jika harus dibandingkan dengan negara adidaya Amerika Serikat yang hampir 13%  penduduknya menjadi wirausahawan.
Maka dari itu, dengan ditumbuh kembangkanya pengetahuan seputar kewirausahaan, akan membangkitkan semangat masyarakat Indonesia khusunya generasi muda atau mahasiswa, untuk ikut menciptakan lapangan kerja dengan berwirausaha, tidak hanya menjadi pencari kerja (job seeking). Dengan dilandasi semangat nasionalisme bahwa bangsa Indonesia harus mampu bersaing dikancah percaturan perekonomian dunia, maka akan banyak mahasiswa yang termotivasi untuk meningktakan kualitas dirinya dan mencetuskan ide-ide kretaif dalam bidang kewirausahaan yang berdaya saing tinggi.
Mengapa dengan semakin banyak wirausahawan disuatu negara akan meningkatkan daya saing negara tersebut ? jawabanya saya kira cukup jelas. Pertama, sebuah negara yang memiliki wirausahawan banyak tentunya akan mendapatkan penghasilan yang besar dari sektor pajak, atas kegiatan ekonomi yang mereka lakukan, coba bayangkan apabila suatu negara terlalu banyak pegawai negeri sipil yang kurang atau bahkan tidak produktif.
Maka mereka setiap bulan memakan anggaran negara untuk menggaji mereka, namun sumbangsih mereka pada perekonimian nasional sangat minim baik dari segi pajak maupun tingkat konsumsi.

Mari kita lihat contoh lainya, dengan semakin banyak penduduk menjadi wirausaha, maka ekonomi mereka akan mandiri, tidak akan bergantung pada sistem ekonomi kapitalis, dalam hal ini pemerintah harus pro aktif menyediakan modal bagi para pengusaha agar benar-benar produktif dengan bunga yang kompetitif, dan tidak menghancurkan pengusaha maupun pemerintah, hasil keuntungan usaha mereka akan disimpan di bank-bank dalam negeri.
Sehingga perputaran uang semakin lancar, dengan hal tersebut modal mereka akan bertambah sehingga mampu menembus pangsa pasar global, yang nantinya menaikkan neraca ekspor-impor dan akan menambah devisa negara secara signifakan, maka dengan hal tersebut sangatlah jelas, bahwa kewirausahaan memiliki peran yang sangat penting untuk menaikkan harkat martabat suatu bangsa dikancah internasional.
Selanjutnya ditinjau dari segi GNP (Gross National Product), apabila semakin banyak uang yang dihasilkan oleh putra-putri bangsa Indonesia, karena berwirausaha maka uang yang dihasilkan berpeluang semakin besar, berbeda dengan gaji yang nominalnya relatif tetap. Akan meningkatkan GNP yaitu keseluruhan barang dan jasa yang diproduksi warga negara penduduk tersebut dimanapun berada (di dalam dan luar negeri), dengan meningkatkan GNP ini akan semakin memperkuat ekonomi nasional secara makro, dan mempercepat roda pembangunan nasional, karena ketersediaan anggaran semakin meningkat.
Dari beberapa dampak positif kewirausahaan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa kewirausahaan bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan secara umum meningkatkan harkat dan martabat pribadi wirausahawan serta bangsa dan negara, dengan pengetahuan tersebut diharapkan akan semakin banyak warga negara Indonesia khusunya mahasiswa yang terjun dalam dunia usaha, namun perlu diperhatikan dalam berusaha harus mengedepankan kejujuran, sehingga apa yang dihasilkan dapat bermanfa’at bagi masyarakat luas.



C. Teori Kewirausahaan
Seiring berjalanya waktu, kewirausahaan semakin berkembang, maka lahirlah berbagai macam teori tentang kewirausahaan, akan coba saya uraikan berbagai teori kewirausahaan, diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Neo Klasik
Teori ini memandang perusahaan sebagai sebuah istilah teknologis, dimana manajemen (individu-individu) hanya mengetahui biaya dan penerimaan perusahaan dan sekedar melakukan kalkulasi matematis untuk menentukan nilai optimal dari variabel keputusan. Jadi pendekatan neoklasik tidak cukup mampu untuk menjelaskan isu mengenai kewirausahaan. Dalam teori ini kemandirian sangat tidak terlihat, wajar saja, karena ini memang pada masa lampau dimana belum begitu urgen masalah kemandirian, namun cukup bisa menjadi teori awal untuk melahirkan teori-teori berikutnya.
2. Kirzerian Entrepreneur
Dalam teori Kirzer menyoroti tentang kinerja manusia, keuletanya, keseriusanya, kesungguhanya, untuk swa(mandiri), dalam berusaha, sehingga maju mundurnya suatu usaha tergantung pada upaya dan keuletan sang pengusaha.
Dari berbagai disiplin ilmu, lahirlah teori kewirausahaan yang dipandang dari sudut pandang mereka masing-masing, Teori ekonomi memandang bahwa lahirnya wirausaha disebabkan karena adanya peluang, dan ketidakpastian masa depanlah yang akan melahirkan peluang untuk dimaksimalkan, hal ini berkaitan dengan keberanian mengambil peluang, berspekulasi, menata organisasi, dan melahirkan berbagai macam inovasi. Teori Sosiologi lebih mempelajari tentang, asal-usul budaya dan nilai-nilai sosial disuatu masyarakat, yang akan berdampak pada kemampuanya menanggapi peluang usaha dan mengolah usaha, sebagai contoh orang etnis cina dan padang dikenal sebagai orang yang ulet berusaha, maka fakta dilapangan menunjukkan, bahwa banyak sekali orang cina dan padang yang meraih kesuksesan dalam berwirausaha.

D. Contoh kewirausahaan

Contoh wirausaha dengan modal kecil yang mungkin dapat menginspirasi Anda:

1.         Contoh pertama adalah menjadi sales roti basah. Yang Anda perlukan untuk memulai usaha ini adalah dana untuk membeli roti, kendaraan, keranjang untuk tempat roti. Pertama Anda melakukan survei beberapa pabrik roti yang ada di daerah Anda. Anda bisa memilih salah satu atau lebih, misalnya
Anda memilih roti basah dengan berbagai macam rasa dan donat. Biasanya pabrik roti membuat ukuran dan harga roti yang berbeda-beda. Jika pasaran Anda di desa maka pilih roti dengan harga yang dapat dijangkau oleh masyarakat desa

2.         Contoh wirausaha lain adalah Anda memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar Anda. Misalnya di daerah Anda banyak kelapa sehingga harganya murah, maka Anda bisa mencoba membuat VCO (Virgin Coconut Oil) yang laku di dunia kesehatan dan kosmetik. Kemudian air kelapanya dapat Anda gunakan untuk membuat natta de cocco atau Anda jual pada pembuat natta de cocco.

3.         Usaha yang memanfaatkan sumber daya alam misalnya jika Anda tinggal di daerah pantai, maka Anda dapat mencari binatang laut yang tinggal di pasir pantai seperti undur-undur. Tentu saja yang dimaksud di sini adalah undur-undur laut yang tinggal di daerah pantai, berbentuk seperti ibu jari dan berwarna hitam dengan corak. Ternyata undur-undur laris di daerah pantai yang menjadi tujuan wisata. Pada saat musimnya, Anda dapat memperoleh puluhan kilo undur-undur tiap harinya. Jika Anda memiliki dana lebih maka undur-undur ini dapat dikeringkan lalu diolah menjadi serbuk, setelah itu di kapsul. Undur-undur ini bermanfaat bagi penderita diabetes untuk mengobati penyakitnya.

4.         Salurkan hobi Anda untuk memilih industry kecil, misalnya Anda suka membuat kue maka cobalah membuat kue yang layak jual. Carilah resep macam-macam roti atau pilihlah satu jenis roti yang menjadi favorit pasar Anda misalnya brownies, roti terang bulan, dan sebagainya. Buatlah kekhasan pada pada produk Anda supaya berbeda dengan yang lainnya sehingga mudah diingat pelanggan.



Rabu, 10 April 2013

MEMORIES OF YOU



Wherever I am,,
In whatever way,,,

your memories are always with me,,,
Should I tell anyone or should I not,,
It's the matter of the heart after all,,
It's said that a world moves along with us,,
Even as solitude grows silently in the heart,,
All I have are memories,,

Somewhere in my heart,,
an arrow pierces trough memories,,
Somewhere every pictures dims a little,,
Some find happiness in the shades of a new world,,
Memories of you...

Hold my hand,,
let's remember what we share
Understand that I know you really care
Baby that you ever think of me as your best friend,,??
Remember all those times, we were best friend??
I remember,
It’s been 365 nights since the last goodbye
It’s too long for me, that’s the reason why

Now please come down, get lower
I’m on the top of the tower and can’t go higher
I have something to say to you
I need to tell you, that… I wanna stop loving you

Minggu, 27 Januari 2013

MANUSIA DAN PENDERITAAN


Manusia adalah mahkluk sosial yang mengalami dan  dihadapkan pada dua percobaan yaitu menggembirakan dan menyakitkan. Cobaan ini adalah suatu rintangan atau tahapan menguji manusia di dalam kedidupan, apabila mampu menyelesaikan atau melewatinya dengan baik akan mendapatkan pahala dan bila mengingkarinya ketentua yang ada akan tenggelam dalam penderderitaan. Terkadang seseorang menjalani kehidupan inisering kali tergelincir akibat keterlenaan akan kegembiraannya, padahal kegembiraan ini juga termasuk cobaan. Ada juga yang menjalani cobaan yang menyakitkan dan menyusahkan sehingga tidak dapat menjalaninya, maka orang tersebut akan frustasi dan meluapkan emosinya tanpa control. Sikap ini malah akan menjadi penderitaan bagi orang tersebut. Manusia di dunia ini tidak akan pernah lepas dari yang namanya masalah baik menyusahkan ataupun menggembirakan. Masalah timbul karena adanya kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Proses ini sering sekali dihadapkan pada liku-liku kehidupan sehingga sering dianggap sebagai penderitaan.
Penderitaan dan kebahagian datang tak dapat kita duga, sehingga manusia dituntun untuk selalu siap dan siaga untuk menghadapi ini dengan rasa suka dan duka.kita perlu belajar dari pengalaman dan segera cepatlahbangkit dari kegelinciran itu. Dan terkadang hal penunjang terabaikan sehingga menambah masalah baru. Kita juga bukan hanya menunggu  tetapi kita perlu mencari solusinya.
Manusia pada hakekatnya merupakan mahluk sosial yang tidak bisa hidup individualis atau hidup  sendiri-sendiri ,sebagai mahluk sosial yang berkumpul dan menetap tentunya manusia akan saling berinteraksi terhadap sesamanya. Dan selain saling berinteraksi dengan sesamanya tentunya manusia juga akan berinteraksi dengan lingkungan alam dimana dia tinggal, Manusia mendiami wilayah yang berbeda,dan berada dilingkungan yang berbeda juga, dalam berinteraksi yang dilakukan terus menerus dapat menimbulkan kebiasaan dalam lingkungan masyarakat. Manusia adalah mahkluk social yang mengalami bermacam-macam liku-liku kehidupan. Dimana di dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya akan selalu tergantung dengan manusia lainya.
Dalam usaha hidup manusia sering mengalami kegagalan. Entah kegagalan dalam belajar, berkarya, bergaul, ataupun kegagalan dalam bercinta. Dalam menghadapi kegagalan tersebut, tergantung dari manusianya sendiri. Ia menganggap kegagalan adalah hal yang wajar dan itu di anggap sebagai suatu pengalaman, dan mungkin ia percaya bahwa pengalam adalah pelajaran yang paling baik di dalam kehidupan ini.
B teori yang mengemukakan  bahwa manusia terdiri dari beberapa aliran sifat/kebiasaan diantaranya:
1.   Aliran materialisme : aliran ini mempunyai pemikiran bahwa materi atau zat merupakan satu
satunya kenyataan dan semua peristiwa terjadi karena proses material ini, sementara manusia juga dianggap juga ditentukan oleh proses-proses material ini dan menganggap bahwa materi itu primer.
2.   Aliran idealisme : menurut paham idealisme bahwa yang sesungguhnya nyata adalah ruh, mental
atau jiwa. Alam semesta ini tidak akan berarti apa-apa jika tidak ada manusia yang punya kecerdasan dan kesadaran atas keberadaanya materi apapun ada karena diindra dan dipersepsikan oleh otak manusia Waktu dan sejarah baru ada karena adanya gambaran mental hasil pemikiran manusia.
3.   Aliran realisme klasik adalah aliran yang memandang realitas adalah sebagai dualitas. Aliran
realisme memandang dunia ini mempunyai hakikat realitas yang terdiri dari dunia fisik dan dunia rohani.
4.   Aliran teologis membedakan manusia dari makhluk lain karena hubungannya dengan tuhan.  
Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia.

Hubungan Manusia dengan Penderitaan
Allah adalah pencipta segala sesuatu yang ada di alam semesta ini. Dialah yang maha kuasa atas segala yang ada isi jagad raya ini. Beliau menciptakan mahluk yang bernyawa dan tak bernyawa. Allah tetap kekal dan tak pernah terikat dengan penderitaan. Mahluk bernyawa memiliki sifat ingin tepenuhi segala hasrat dan keinginannya. Perlu di pahami mahluk hidup selalu membutuhkan pembaharuan dalam diri, seperti memerlukan bahan pangan untuk kelangsungan hidup, membutuh air dan udara. Dan membutuhkan penyegaran rohani berupa ketenangan. Apa bila tidak terpenuhi manusia akan mengalami penderitaan. Dan bila sengaja tidak di penuhi manusia telah melakukang penganiayaan. Namun bila hasrat menjadi patokan untuk selalu di penuhi akan membawa pada kesesatan yang berujung pada penderitaan kekal di akhirat.
Manusia sebagai mahluk yang berakal dan berfikir, tidak hanya menggunakan insting namun juga pemikirannya dan perasaanya. Tidak hanya naluri namun juga nurani. Manusia diciptakan sebagai mahluk yang paling mulia namun manusia tidak dapat berdiri sendiri secara mutlah. Manusia kadang kala mengalami kesusahan dalam penghidupanya, dan terkadang sakit jasmaninya akibat tidak dapat memenuhi penghidupanya. Manusia memerlukan rasa aman agar dirinya terhidar dari penyiksaan. Karena bila tidak dapat memenuhi rasa aman manusia akan mengalami rasa sakit. Manusia selau berusaha memahami kehendak Allah, karena bila hanya memenuhi kehendak untuk mencapai hasrat, walau tidak menderita didunia, namun sikap memenuhi kehendak hanya akan membawa pada pintu-pintu kesesatan dan membawa pada penyiksaan didalam neraka. 
Bentuk – Bentuk Penderitaan
Kekalutan Mental
Menurut Ridwan Efendy (2007) Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.
Gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah :
Nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung
Nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah
Tahap-tahap gangguan kejiwaan adalah :
Gangguan kejiwaan nampak pada gejala-gejala kehidupan si penderita bisa jasmana maupun rokhani
Usaha mempertahankan diri dengan cara negative
Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalam gangguan
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental :
Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna
Terjadinya konflik sosial budaya
Cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial
Proses kekalutan mental yang dialami seseorang mendorongnya kearah positif dan negative. Posotif; trauma jiwa yang dialami dijawab dengan baik sebgai usaha agar tetap survey dalam hidup, misalnya melakukan sholat tahajut, ataupun melakukan kegiatan yang positif setelah kejatuhan dalam hidupnya.
Negatif; trauma yang dialami diperlarutkan sehingga yang bersangkutan  mengalami fustasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang diinginkan. Bentuk fustasi antara lain :
-          Agresi berupa kamarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tak terkendali dan secara fisik berakibat mudah terjadi hypertensi atau tindakan sadis yang dapat membahayakan orang sekitarnya
-          Regresi adalah kembali pada pola perilaku yang primitive atau kekanak-kanakan
-          Fiksasi; adalah peletakan pembatasan pada satu pola yang sama (tetap) misalnya dengan membisu
-          Proyeksi; merupakan usaha melemparkan atau memproyeksikan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negative kepada orang lain
-          Identifikasi; adalah menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam imaginasinya
-          Narsisme; adalah self love yang berlebihan sehingga yang bersangkutan merasa dirinya lebih superior dari paa orang lain
-          Autisme; ialah menutup diri secara total dari dunia riil, tidak mau berkomunikasi dengan orang lain, ia puas dengan fantasinya sendiri yagn dapat menjurus ke sifat yang sinting.
-          Frustasi
Istilah frustasi bagi kita dewasa ini bukanlah lagi merupakan suatau istilah baru yang masih asing. Namun sudah terasa sangat populer  dalam kehidupan kita. Oleh karena itu, kadang-kadang diantara kita baik secara sengaja maupun tida, terjadi salah pemakaian istilah pada porsi sebenarnya.

Penyebab frustasi
Seandainya suatu peristiwa kegagalan terjadi pada diri anda , kemudian dalam diri anada itegrasi pribadi yang baik, kemungkinan anda akan mengalami suatu tekanan dan gangguan emosional yang dapat menyebabkan frustasi.
Beberapa contoh-contoh penyebab frustasi :
-          Gegagalan dalam bercinta
-          Kegagalan dalam membangun rumah tangga
-          Juga ada frustasi yang disebabkan dari luar yaitu keadaan lingkungan dari anak tersebut,. Misalnya hinaan, cemoohan, dan lain sebagainya.



Gejala Frustasi diantaranya     :
Perasaan lesu (loss of Energy)
Cemas (Anxiety)
Perasaan hati tidak menentu (Swing of Affect)
Perubahan ritme tidur (Change in Sleep Rytm)
Perubahan kebiasaan / cara hidup ( Change of Habit )

Cara Menghadapi suatu Penderitan
Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif ataupun sikap negative. Sikap negative misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa,  atau ingin bunuh diri. Kelanjutan dari sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, mislanya anti kawain atau tidak mau kawin, tidak punya gairah hidup, dan sebagainya. Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan dan penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan. Sikap positif biasanya kreatif, tidak mudah menyerah, bahkan mungkin  timbul sikap keras atau sikap anti.